DiaryHijaber
"Ajaibnya Si Manusia Ajaib Ini" (2) | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

"Ajaibnya Si Manusia Ajaib Ini" (2)

(Diaryhijaber.com) - Assalamuallaikum girls, siang- siang gini pasti berita kriminal ngeksis lagi ya bu di tipi tipi?. Syereeem dan nakutin kesannya kalo kita lagi nonton tema begituan. Apalagi kalo yang berhubungan sama yang namanya nyawa. Banyak loh yang marah dikit eeh ngebunuh, selisih dikit eehh matiin orang. Ya Allah padahal itu nyawa manusia, beib. Terbukti, kalo amarah emang gambaran dari sifat keji syetan, yang mana dia kan ampe kapanpun nggak mau kita kelihatan baek dan hidup tenang. Jadilah saat marah kita udah di ubun- ubun, banyak dari kita yang lupa diri dan gelap mata. Kita nggak bisa ngebedain mana yang bener dan mana yang salah. Pikiran jadi pendek, hati jadi ruwet, mulut juga jadi low kualitasnya, dan yang paling penting adalah marah itu ngebuat kita nggak cantik lagih, hee...

Nggak heran waktu pas ada seseorang yang minta nasehat, Rasulullah Salallahu 'alaihi wassalam menjawab dengan jawaban yang sama beberapa kali, “Jangan marah”. Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa ada seseorang berkata: Wahai Rasulullah, berilah aku nasehat. Beliau bersabda: “Jangan marah.” Lalu orang itu mengulangi beberapa kali, dan beliau bersabda: “Jangan marah.” (HR.Bukhari)

Dari nasehat Rasulullah diatas, kita bisa ambil pelajaran kalo pengendalian diri emang yang paling utama buat kita. Kalo kontrol diri udah ilang udah blong, hidup kita juga bakal berubah jenk. Nggak percaya? tuuuh banyak contohnya yang karena marah trus ngebunuh, trus akhirnya hidupya berakhir dipenjara, trus hidup selanjutnya pasti nggak bakal sama lagi tuh kaya' sebelumnya. Akhir- akhirnya, pasti nyesel dan nangis. Sedih banget nggak sih?.

Allah subhanahu Wata'ala juga memerintahkan untuk para muslim dan muslimah buat jadi manusia yang penuh kasih sayang dan gampang memaafkan. Walopun nggaaak gampang buat ngelakuin yang begituh, dan merekapun butuh proses yang nggak bentaran.

Tapi... justru di situlah keajaibannya si manusia ajaib yaitu para muslim dan muslimah. Diakhir episode, mereka punya jiwa besar buat meaafkan. Mereka akhirnya nggak gampang dihasut sama setan, nggak gampang di sulut sama amarah, dan nggak gampang naek darah dalam keadaan apapun. Ya walopun awal- awalnya pada pasti ngerasaain yang namanya sakit hati, ya wajarlah namanya manusia. Tapi kemudian, imanlah yang menyembuhkan mereka. Selain itu, mereka percaya sama konsep keadilan Allah, dimana yang memaafkan akan dimulyakan dan yang membalas juga akan mendapat apa yang mereka inginkan, tapi hanya sebatas itu aja.

Selain itu, kehidupan sementara dunia, dan kekekalan yang ada di akherat sukses banget ngedelete rasa dendam mereka. Karena Allah sudah janji, "Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan." (Ali-Imran: 133-134)

"Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.' (QS 35:5)

Next, keajaiban yang nggak dipunyai orang lain kecuali para muslim dan muslimah sejati adalah, tentang keikhlasan hati mereka. Bayangpun, kalo orang -orang yang judulnya marah tadi udah belajar ngedidik diri tentang sedikiiit aja cara tentang ikhlas, paling nggak kejadian kriminal begitu nggak akan kejadian. Dan hidup mereka juga nggak akan berakhir dipenjara. Ya nggak?

Ikhlas itu berarti nggak demi apapun, siapapun, dan bagaimanapun, kecuali hanya demi Ridhonya Allah aja. Dan yang begitu itu susah bu'. Banget. Tapi ikhlas itu adalah proses, dan berarti para muslim dan muslimah itu hidupnya dihabiskan untuk belajar ikhlas, nggak cuman saat mereka marah, tapi juga belajar ikhlas buat beribadah cuman buat Allah, serta durasi hidup mereka yang cuman buat dijalan Allah.

Karena ikhlas itu juga, ajaibnya saat mereka difitnah, mereka nggak gampang heboh cuman buat ngebela diri. Walopun tetep sih judulnya selesaiin masalah, tapi dengan cara yang adem dan hati yang cool. Saat mereka ngelakuin hal yang baek, mereka nggak gampang pamer, karena buat mereka manusia ngeliat ato nggak ga masalah. Saat mereka sedih pun, mereka nggak gampang galau apalagi jatuh terpuruk, karena tau semua skenario itu Allah yang buat untuk naikin kualitas mereka jadi lebih baek dan lebih kuat. dst, dst....

Subhanallah... nggak semua orang bisa seperti mereka girls, kecuali orang- orang yang mengubah diri belajar jadi seperti mereka. Apakah kita salah satunya? 


(NayMa)





RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top