DiaryHijaber
Cerita Dibalik Kelezatan Black Burger | DiaryHijaber.com

Writer : Sam Editor : BL

Cerita Dibalik Kelezatan Black Burger

Bagi pecinta kuliner dan travel food sudah pasti tau makanan unik yang satu ini, black burger atau burger hitam. Terlihat mengerikan, namun manfaatnya tidak semengerikan rupanya yang hitam legam. Banyak bahan alami terkandung dari si hitam nan lezat ini, tentunya yang bermanfaat bagi tubuh. Bahan untuk  mewarnai burger menjadi hitam pun beraneka ragam, kebanyakn menggunakan bahan alami. Selain itu, cara penjualan black burger ini pun berbeda dari burger-burger pada umumnya. Bagi percinta kuliner tentu bukan hanya menunya saja yang diburu pastinya, namun cerita dibalik makanan-makanan tersebut juga patut untuk diulik. Kita lihat cerita di balik black burger yang tersebar di Kota Besar Indonesia ini. 

Black burger (Bandung)

Black burger dimiliki oleh seorang sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Padjajaran, Bandung. Burger ini memiliki keunikan dengan memadukan antara cita rasa Barat dan Indonesia, yang membuatnya memdukan dua cita rasa ini adalah bahan penghitam burger berasal dari kluwek. Buah kluwek ini mengandung banyak vitamin C dan betakaroten, yang akan bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, terdapat satu menu black burger yang memadukannya isinya dengan cabe. Harganyapun terjangkau sekitar 12 ribu hingga 30 ribu rupiah. Jika Hijabers pergi ke Bandung mampir saja ke Jalan Dipati Ukur, tepat diseberang kampus Universitas Padjajaran Bandung. Walaupun termasuk dagangan kaki lima, tempat black burger ini rapi, bersih dan higienis.

King’s Black burger (Jogja)

Black burger yang satu ini dapat ditemui di Jogjakarta, konsep dengan food truck ini dipilih karena simpel. Sesuai dengan budaya masyarakat yang mempopulerkan burger, ‘American Urban’, mereka menginginkan segalanya simpel dan praktis  sama seperti kemudahan saat mendapatkan makanan cepat saji. Bahan dasar yang digunakan untuk membuat burger menjadi hitam pun berbeda dengan Black burger sebelumnya. Kali ini King’s menggunakan arang bambu dari Jepang. Bahan ini mengandung zat yang berkhasiat untuk menyerap racun dari udara dan radikal bebas dalam tubuh. Jadi, burger ini cukup berkhasiat juga untuk tubuh. Beralih pada cerita di balik black burger ini, adalah seorang pengusaha yang bernama Azam Rusdiantoro membuat King’s Black burger untuk anaknya yang sekarang turut andil dalam bisnis ini sebagai chef. Menarik bukan, jika Hijabers membeli Black burger di King’s Black burger dan bertemu anak kecil yang sedang memasak burger, itulah si Kevin.

Black Jack

Penjual black burger ini juga mengusung konsep food truck. Maya Rusdianto, pemilik Blackjack ini terinspirasi dari Kuro Burger yang marak di Jepang. Maka, ia membuat burger-burger hitam untuk di jual dalam food truck. Tidak sekedar menjualnya, Maya benar-benar memikirkan kesehaan dan nutrisi yang didapatkan pembeli ketika membeli burger blackjack ini. Bahan dasar untuk membuat hitam bun-nya juga berasal dari arang bamboo jepang. Selain itu, di dalamnya lengkap dengan nutrisi yang terkandung seperti karbohidrat, protein, hingga serat. Setiap tangkupnya terdapat keju mozzarella, daging, sapi rendah lemak, telur, zucchini, tomat dan kol ungu. Burger ini tanpa pengawet dan MSG, jadi aman untuk dikonsumsi. Harganya sesuai dengan nutrisi yang didapatkan dari black burger ini. Hijabers hanya perlu merogoh kocek sebesar 45 ribu rupiah untuk menikmatinya.

Pecinta kuliner belum afdol jika belum pernah mencoba black burger. Jangan dilihat dari warnanya yang hitamnya,  namun manfaat yang ditemukan lebih banyak daripada mengkonsumsi burger pada umumnya. Selain itu, sebagai pecinta kuliner juga harus tau cerita-cerita di balik black burger ini. Dalam kelezatannya, kita juga akan terinspirasi dari kisah para pengusaha burger hitam.



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top