Beda Negara, Beda Pizzanya | DiaryHijaber.com

Writer : Ulfa Arieza Editor : BL

Beda Negara, Beda Pizzanya

424 kali dilihat

Pizza berasal dari Italia. Komposisi utama Pizza adalah roti bundar, pipih yang dipanggang di oven, saus tomat, keju dan topping tambahan. Lazimnya, topping pizza menggunakan smoked beef, salmon, buah–buahan, seperti nanas dan zaitun, sayuran seperti cabe dan paprika, bawang bombay, dan jamur. Keju yang dipakai biasanya mozzarella atau "keju pizza".

Setelah resep Pizza menyeberangi beberapa negara, variasinya mulai dikembangkan sesuai dengan lidah penduduk setempat. Berikut adalah ragam pizza dari berbagai belahan dunia.

Pizza Margeritha, Italia

Di negara asalnya Pizza mengalami sejarah yang cukup panjang. Mulanya, pizza hanyalah makanan bagi warga miskin, dijual di jalanan dan belum dianggap sebagai resep dapur terkenal.

Tahun 1889,  koki Neapolitan Raffaele Esposito mempersembahkan Pizza untuk menghormati Ratu Italia, Margheritta Savoia. Pizza yang dibuatnya dipenuhi tomat, keju mozzarella dan daun basil, untuk menggambarkan warna bendera Italia, yaitu: merah, putih, dan hiujau. Sang Ratu begitu terkesan sehingga pizza tersebut dinamakan Pizza Margeritha.

 

www.youtube.com

Pizza Margeritha kemudia menjadi pizza klasik Italia yang banyak didapati di restoran terkemuka. Selain melambangkan warna bendera Italia, pinggiran roti yang tipis dan garing, menjadi ciri khasnya. Salah satu rahasia kelezatan Pizza Italia adalah proses pemanggangannya yang dilakukan di dalam oven tradisional dengan bara api. Hal ini dikarenakan pizza yang dipanggang dengan oven listrik, adonan pizza jadi tipis dan keras.

Pizza Bianca, Roma

Meskipun letaknya berdekatan dengan negara asal pizza, Pizza Bianca dari Roma ini punya ciri tersendiri. Pada Pizza Bianca tidak kita dapati dua bahan topping utama pizza, keju dan pasta tomat. Orang Roma menggunakan minyak zaitun dan garam sebagai taburan di atas pizza. Bentuk Pizza Bianca lebih tipis dan berwarna putih. Uniknya lagi, pizza ini tak dijual per slice, melainkan dijual berdasarkan beratnya.

 

www.foodnetwork.com

Deep dish, Chicago

Pizza ternyata juga menjadi favorit di Benua Amerika. Salah satunya dapat kita dapati olahan pizza di Chicago, yang disebut Deep dish.

Ciri khas Pizza Deep dish adalah crust. Bentuk rotinya tidak pipih tapi bundar dengan tepian roti tinggi sekitar tiga inchi. Untuk mendapatkan bentuk tersebut, pizza dibakar dengan loyang bulat dengan tepi tinggi. Isian Pizza Deepdish menggunakan daging cincang, keju dan pasta tomat

 

www.huffingtonpost.com

Okonomiyaki, Jepang

Di Asia resep pizza tidak banyak berubah dari asalnya, hanya dikreasikan pada olahan topping. Pizza di Jepang, contohnya, topping pizza ditambahkan dengan irisan kubis, cumi, mi, dan telur. Bahkan ada yang menaburi kulit ikan kering dan mayonnaise di atas pizza. Pizza Jepang ini disebut dengan Pizza Okonomiyaki, yang artinya “goreng suka – suka”, jadi toppingnya dibuat dengan selera si konsumen.

 

www.123rf.com

Lahmacun Pizza, Turki

Olahan pizza juga dapat kita dapati di Turki. Pizza di Turki lebih dikenal dengan nama Lahmacun. Perbedaan Lahmacun dengan pizza asli Italia adalah rotinya yang sangat tipis. Untuk isian Pizza Lahmacun menggunakan daging sapi atau domba ditambahkan dengan tomat, bawang bombay, dan sedikit rempah – rempah.

 

 istanbulrestaurantphuket.com

Walaupun berbeda olahannya, Pizza tetap menjadi makanan yang lezat dan menggiurkan bukan? Bagi Hijabers pecinta pizza yang ingin mencicipi kreasi pizza dari tiap negara, tidak harus datang ke negara tersebut, karena banyak resto pizza telah menyediakan olahan pizza dari berbagai negara.



RELATED ARTICLE