Multifungsi Warna Netral untuk Gaya Berbusana Para Hijabers | DiaryHijaber.com

Writer : Sam Editor : BL

Multifungsi Warna Netral untuk Gaya Berbusana Para Hijabers

Tentunya setiap wanita ingin tampil fresh dan menyengkan setiap hari. Sayangnya, terkadang sulit menentukan warna mana yang cocok untuk dipadukan. Akhirnya warna natural lah yang jadi andalannya, seperti navy, glod, grey, dan lain-lain. Menggunakan warna netral tidaklah salahJustru dengan warna netral Hijabers bisa memadukan warna apapun tanpa takut mengalami kesalahan dalam memadukan warna pakaian. Berikut beberapa review tentang keramahan warna netral yang bisa dipadukan dengan warna apapun.

 

Warna Kontras

Menggunakan warna kontras dalam mix and match akanmenambah kesan kuat dan berani. Misalnya kontras warna antara hitam dan putih, memperlihatkan sisi sempurna dari gaya pemilihan warnanya. Namun terkadang beberapa orang gagal mengaplikasikan warna kontras dalam gaya berpakaiannya. Gunakanlah colors wheel untuk menghindari gagal mengaplikasikan warna kontras.

Setalah itu padukan kontas tadi dengan tambahan warna netral untuk memperkuat kesan cerdas. Warna kontras yang popular di tahun 80-an akan dipadukan dengan warna netral gold misalnya, menjadikan penggunanya terlihat fresh.

Image title

 

 

cosmopolitan.com

Eksplorasi Warna Ombre

Hijabers tidak akan asing dengan istilah ombre. Istilah yang dikenal untuk hair do ini dapat diaplikasikan dalam mix and match warna pakaian. Mengaplikasikan warna ombre terletak pada nuansanya. Perbedaan nuansa dalam warna yang sama akan terlihat sangat sempurna. Seperti warna merah dan pink, atau bisa juga ungu dan biru.

Image title

Kain Warna Ombre

http://www.dhgate.com

Motif Tradisional

Kain bermotif khas tradisional mencirikan jati diri sebuah suku yang menciptakannya. Jika di Prancis akan banyak ditemukan kain bermotif Baroque, maka di Inggris kain dengan motif Victorian akan sangat familiar. Kedunya mencerminkan jati diri bangsa tersebut sebagai kerajaan yang pernah berjaya melalui seninya. Sedangkan di Indonesia sendiri kain bermotif sangat beraneka ragam. Dari kain songket hingga batik yang menekankan ciri khasnya masing-masing melalui bentuk motifnya. Hal ini mencerminkan cerita dan falsafah hidup bagi tiap suku yang memilikinya.

Megaplikasikan kain bermotif tradisional untuk pakaian harus sedikit lebih teliti. Kain bermotifakan sangat mengganggu pandangan jika dipadukan dengan kain yang sama-sama memiliki motif. Hal ini akan merusak makna dari motif salah satu kain yang dipakai. Misalnya, ketika menggunakan kain batik akan terlihat terlalu ramaijika dipadukan dengan Ulos Batak.

Cara mengaplikasikan kain bermotif direkomendasikan menggunakan warna netral atau warna polos. Aplikasikan warna dominan kain motif tersebut sebagai pendukung. Contonya, Dian Pelangi menggunakan coat dengan motif white and dark. Sedangkan untuk hijab, manset, dan untuk pants ia menggunakan warna navy blue.

Continue reading on next page...



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top