Berbagai Kerusakan Resleting dan Cara Memperbaikinya | DiaryHijaber.com

Writer : Sam Editor : BL

Berbagai Kerusakan Resleting dan Cara Memperbaikinya

Banyak permasalahan pada resleting. Entah itu resleting pakaian, celana maupun tas. Terdapat berbagai macam permasalan yang biasa terjadi pada resleting. Resleting pakaian maupun tas tidak bisa menutup. Ada juga resleting celana suka turun sendiri. Resleting pada pakaian, tas maupun celama macet dan yang terakhir gigi pada resleting rusak atau hilang. Malas keluar rumah dan mencari penjahit. Lebih baik Hijabers mencoba untuk memperbaikinya sendiri. Selain hemat biaya, membenahi resleting bisa menjadi sarana untuk refreshing otak. Maka dari itu, Hijabers perlu tau cara membenahi resleting sendiri. Simak cara-cara di bawah ini.

 

Memperbaiki resleting yang macet

Resleting macet biasanya kerena slider terkait oleh benang-benang kecil di sekitar resleting. Bisa juga karena kotoran dan debu pada bagian gigi yang menempel sehingga menyebabkan macet. Cara yang bisa dilakukan untuk membenahi resleting yang macet adalah dengan melicinkannya. Hijabers bisa menggunakan lilin atau mata pinsil untuk memperbaikinya. Caranya adalah mengoleskan lilin pada gigi resleting. Bisa juga menggoreskan mata pinsil ke gigi resleting.

Memperbaiki reseleting yang tidak mau terkatup

Permasalahan resleting tidak mau menutup banyak sekali sebabnya. Salah satu penyebabnya adalah benda yang di bawa dalam tas melebihi kuota. Tentu, jika benda tersebut adalah tas. Namun ada juga karena terdapat kotoran pada gigi-gigi resleting. Jadi harus sering dibersihkan.

Mendapati resleting tidak bisa tertutup rapat pasti kita akan mengira tidak akan ada yang bisa diperbaiki lagi. Namun, resleting ini hanya rusak dan bisa dibenahi lagi. Ada dua cara untuk membenahinya. Pertama adalah dengan menggunakan air sabun. Celupkan kapas kedalam air sabun. Lalu oleskan pada resleting yang tidak bisa menutup. Kedua adalah dengan  menggunakan tang. Caranya hanya dengan mengencangkan slider dengan menggunakan tang. Hijabers sepertinya memerlukan tenaga laki-laki untuk mengencangkannya. Hal ini karena slider akan sangat keras. Jadi, membutuhkan effort lebih untuk membenahinya.

Trik resleting celana yang suka turun

Hal yang sangat memalukan ketika resleting celana tiba-tiba turun sendiri tanpa diketahui. Hal ini terjadi karena kedua sisi gigi resleting sudah mulai aus. Selain itu slider yang berat otomatis membuat tertarik ke bawah. Akan sangat sulit untuk membenahi gigi-gigi resleting yang mulai aus. Cara yang paling tepat hanyalah membawanya ke tukang jahit. Namun sebenarnya, permasalahan ini bisa diakali dengan menggunakan pengait gantungan kunci. Hijabers bisa membelinya di toko peralatan jahit. Namun, bisa juga mengambil pada bekas gantungan kunci. Caranya adalah kaitkan pengait gantungan kunci tersebut ke mata slider. Selanjutnya, ketika menggunakan celana, kaitkan pengait gantungan kunci pada kancing celana. Setelah itu baru kancingkan pada mata kancing celana.

Memperbaiki gigi resleting yang hilang di bagian bawah

Problem selanjutnya adalah kehilangan gigi pada resleting. Hal ini menjadikan slider tidak bisa bekerja dengan baik. Hal yang perlu dilakukan adalah menarik slider sampai ujung bawah, sehingga gigi-gigi pada  terbuka. Selanjutnya, tartik perlahan slider agar terlepas pada sisi sebelah kiri. Jika sudah terlepas, lepas juga pengunci resleting yang berbentuk terowongan persegi. Pasang slider, lalu cobalah untuk menariknya ke atas. Selanjutnya, pasang lagi pengunci zipper pada ujung gigi paling bawah. Sentuhan terakhir adalah menjahit bekas gigi resleting yang rusak agar tidak mudah robek. Resleting jadi dan bisa digunakan seperti dulu lagi.

 

Dari pada ke tukang jahit, lebih baik memperbaiki sendiri resleting yang rusak. Namun seperti kerusakan yang cukup parah, satu-satunya cara memperbaiki barang Hijabers adalah mengganti keseluruhan resleting. Melakukannya pun Hijabers hanya memerlukan benang, jarum dan resleting baru yang dibeli di toko jahit. Selamat mencoba Hijabers!



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top