DiaryHijaber
5 Rekomendasi Kain Terbaik untuk Bahan Hijab | DiaryHijaber.com

Writer : Sam Editor : BL

5 Rekomendasi Kain Terbaik untuk Bahan Hijab

 

Ketika melihat pergi ke toko-toko hijab, banyak sekali jenis kain untuk bahan hijab. Rasa penasaran pun muncul untuk bereksperimen sendiri dengan kain-kain yang digunakan untuk hijab tersebut. Namun sayangnya ketika bertanya pada pramuniaga toko, belum tentu mereka tau jenis kain tersebut. Bisa juga mereka lupa atau memang tidak boleh memberitaukannya. Mengetahui rasa penasaran Hijabers ini, akhirnya siang-siang bolong lalu Diaryhijeber.com melakukan investigasi kain ke toko kain. Kira-kira kain apa yang cocok untuk digunakan bahan hijab. Voila, akhirnya ada 5 jenis kain yang recommended untuk digunakan bahan membuat hijab. Berikut adalah jenis kain yang direkomendasikan Diaryhijaber.com :

 

Kain Ceruti

Ceruti memiliki serat kain yang ringan dan jarang. Sehingga perlu dua lapis untuk dijadikan kerudung. Jika hanya satu lapis makan akan menerawang pada daerah dalam kepala. Kain ini merupakan salah satu jenis kain cifon. Bedanya cifon memiliki bahan yang lebih tipis dan menerawang. Ceruti memiliki bahan yang dingin. Sehingga memberikan sentuhan kenyamanan pada kepala. Kain ini mudah untuk dibentuk model hijab apapun. Terlebih akan sangat cocok untuk digunakan hijab dengan model flowy. Bisa juga digunakan untuk membuat kerudung dengan model langsungan.

Kain Bubble

Nama lain dari kain Bubble adalah Crepe Bubble atau turmalin. Kain bubble memiliki serat kain yang padat. Berbeda dengan ceruti, kain ini memiliki tekstur timbul tenggelam dan elastis. Selain itu warna kain bubble biasanya cenderung pada nuansa pastel. Jenis model kerudung yang bisa dibuat dari kain crepe bubble adalah jenis pasmina. Tidak perlu khawatir, karen kain bubble ini sangat mudah dibentuk dan tidak membandel. Terlebih ketika menggunakan kerudung pasmina dengan model simpel. Hanya, sisi menariknya adalah kain bubble akan bermain pada warna pastel untuk tahun 2016 ini.

KainZara

Kain zara hampir serupa dengan satindan velvet. Hanya satin lebih tipis dari zara. Sedangkan velvet lebih tebal dan kaku dari zara dan satin. Bisa dikatakan bahwa kain zara tersebut ada di nomor tengah antara velvet dan satin. Serat kain zara cukup kuat. Hal ini menjadikan kain ini sedikit kaku, namun tetap flowy. Hal yang paling menyenangkan dari kain zara adalah ketika dibentuk menjadi kain persegi yang dilipat menjadi segi tiga. Dengan begitu kain ini akan menciptakan lengkungan kerudung pada kening, dengan sempurna. Kain zara kebanyakan berwarna earth tone dan warna gelap. 

KainKatun Denim

Katun denim adalah kain katun seperti biasanya. Hanya motifnya yang seakan berserat seperti denim ini sangat menarik. Selain itu, kainnya dingin dan tidak membuat gerah. Sanyangnya sedikit kaku untuk hijab. Jadi, ketika menggunakan katun denim untuk hijab , akan menciptakan siku-siku lancip pada lipatan kening di hijab. Kain ini bisa diaplikasikan menjadi pasmina.

KainTessa

Kain Tessa merupakan kain yang paling sulit dicari dengan motif. Jenis tessa yang banyak di toko kain adalah tessa polos. Keuntungan menggunakan tessa adalah bahannya dingin. Selain itu bahan ini tidak mudah kusut. Sangat cocok jika dibawa travelling, atau bepergian. Kain tessa paling nyaman digunakan untuk hijab syar’i langsung pakai. Jika digunakan untuk pasmina atau segi empat, kerudung ini akan sangat licin dan tidak kencang. Jadi, menggunakan kain tessa untuk hijab langsungan adalah cara yang paling tepat untuk memperlakukannya.

 

Sekarang Hijabers tidak perlu bingung lagi dengan nama kain khusus untuk hijab. Tinggal pilih ceruti, bubble, zara, katun denim atau tessa, untuk bereksperimen. Harga perkain pun antara satu toko dan toko lainnya akan berbeda. Pilihkan toko yang biasa memberikan diskon bagi para sista online shop memborong kain untuk dijual lagi. Biasanya mereka akan cuma-cuma memberikan harga miring jika untuk dijual lagi. Selamat hunting kain Hijabers.

 



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top