Mengenal Konsep Ekonomi Islam Secara Lebih Dalam | DiaryHijaber.com

Writer : Nanda Pipit N Editor : Nanda Pipit N

Mengenal Konsep Ekonomi Islam Secara Lebih Dalam

311 kali dilihat

Secara garis besar, ekonomi Islam adalah konsep ekonomi yang bersumber pada ajaran Islam. Ada tiga pilar pokok yang menjadi dasar konsep ekonomi Islam, yaitu akidah, syariah, dan akhlak.  Akidah adalah keimanan yang menjadi tuntunan kita dalam setiap melakukan aktivitas. Syariah merupakan ajaran tentang ibadah dan aplikasi akidah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam bidang ekonomi. Sementara itu, akhlak merupakan landasan perilaku dan kepribadian. Berikut hal yang dihindari oleh ketiga konsep dasar tersebut.

1. Uang ditempatkan pada posisi semata-mata sebagai alat tukar dan bukan komoditi, sehingga nggak layak diperdagangkan apalagi yang mempunyai nilai spekulasi. Prinsip ekonomi Islam berfokus pada ekonomi riil.

2. Riba dalam segala bentuk dilarang karena mengakibatkan kerugian bagi salah satu pihak. Riba adalah pertukaran barang dengan uang yang nilainya sudah dilipatgandakan.

3. Kegiatan ekonomi yang sifatnya spekulatif, seperti judi, juga nggak diperbolehkan dalam ekonomi Islam karena hal ini juga berpotensi merugikan salah satu pihak.

4. Harta harus berputar. Ekonomi Islam nggak memperkenankan adanya kepemilikan atau penimbunan harta karena akan mengakibatkan kesenjangan sosial dan membuat pemilik harta nggak produktif.

5. Ekonomi Islam mendorong pemerataan harta supaya tercipta masyarakat yang adil dan tanpa kesenjangan sosial. Manusia sebagai pemimpin diberi amanah untuk mengelola sumber daya agar bermanfaat bagi seluruh makhluk dan kehidupan di muka bumi.

6. Dalam ekonomi islam, mencari nafkah wajib hukumnya. Nggak ada seorang pun yang dapat merasakan manfaat dari rejeki jika nggak mencarinya.



RELATED ARTICLE